MUSEUM AFFANDI
Yogyakarta, 23 September 2015
Assalammua’alaikum Wr Wb
Hai
sob, ternyata jadi mahasiswa di Jogja itu mengasyikkan lho.. Apa lagi
kuliah di Universitas Islam Negeri Yogyakarta.. hhhe. Perkenalkan dulu
ya, nama gue Ahmad Sofyan mahasiswa Ilmu Perpustakaan tahun 2015 dan
asal gue dari Bekasi, Jawa Barat dan gue lulusan MAN 2 Wates Kulon
Progo. Alhamdulillah sekarang gue ngaji di Pondok Pesantren Wahid Hasyim
:)
Oke langsung aja di blog ini gue mau posting tentang museum
Affandi yang terletak di Jalan Adi Sucipto 167, yaa letaknya sih di
utara gedung perpustakaan UIN SuKa jadi gue kesana cuma jalan kaki sama
temen-temen.
Pada saat masuk post tiket gue sama temen-temen kaget
pas liat harga masuknya 20 ribu, yaa jadi kayak orang bingung karena
juga lagi akhir bulan. Kemudian pak satpam datang menghampiri kami dan
bilang kalo untuk mahasiswa akan dapat diskon, alhamdulillah kami cuma
bayar 10rb :D
Museum Affandi adalah sebuah museum yang berisi
hasil karya lukisan pak Affandi yang sangat fenomenal dan mendunia, bisa
dibilang pak Affandi adalah seniman Internasional. Beliau berasal dari
Cirebon, Jawa Barat dan memiliki istri yang bernama Ibu Maryati kemudian
dianugerahi 2 orang putri yang bernama Kartika dan Rukmini.
Museum
Affandi memiliki 4 galeri yang berbeda, pada galeri pertama berisi
hasil karya pada masa awalnya sebagai pelukis. Pada masa itu beliau
melukis scecara naturalis dimana objeknya adalah ibunya, istrinya,
anaknya,pamannya. Karena pada saat itu tidak sanggup menyewa model dan
kehidupannya dengan seadanya serta melukisnyapun dengan alat seadanya
seperti kertas, harbot, triplek, karung dan catnya pun yang digunakan
didapatnya dari bekas sisa ia bekeja di bioskop. Disitu juga terdapat
mobil kesayang miliknya serta berbagai penghargaan yang diraihnya. Pada
galeri kedua berisi hasil karya sketsa dan karya yang dapat dijual. Pada
galeri ketiga berisi hasil karya istri serta anak-anaknya kemudian di
galeri keempat berisi untuk cucu-cucunya.
Disana
juga terdapat menara yang bisa untuk melihat pemandangan kota, tapi
menaranya tidak terlalu tinggi. Gue naek ke atas ternyata lumayan bagus
dan bisa liat kampus tercinta :D
Pak Affandi wafat pada tanggal 23
Mei 1990 karena penyakit stroke dan gula kemudian dimakamkan di
diantara galeri satu dan galeri dua, satu tahun kemudian pada tanggal 25
Mei 1991 istrinya juga wafat dan dimakamkan juga disampingnya. Seperti
pepatah bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, saat ini anak-anaknya
juga aktif melukis mengikuti jejak ayahnya.
Mungkin
itu aja yang bisa gue critain setelah maen ke museum Affandi,
perasaannya seneng karena bisa nambah wawasan juga, serta bisa foto-foto
bareng temen..Hhhe
Sekian, sampe ketemu di postingan selanjutnya wassalammualaikum..
salam dulu yaak..
Selasa, 15 Desember 2015
Masjid juga punya perpus lho .. Mau tau, inilah perpustakaan Masjid Gedhe Kauman
Assalammu’alaikum Wr.Wb
Hai sob, apa sih yang kalian ketahui tentang masjid ? Mungkin kalian akan menjawab tempat sholat, istirahat, ada mimbar, ada sajadah, ada takmir masjid, ada kotak infaq. Ya, itu semua memang benar ada di dalam suatu masjid. Akan tetapi bagaimana kalau suatu masjid memiliki suatu perpustakaan dengan fasilitas yang asyik, menarik bukan ??

Sabtu, 05 Desember 2015 setelah melaksanakan sholat ashar di Masjid Gedhe Kauman saya berkunjung ke perpustakaan masjid gedhe, pertama kali masuk saya merasa nyaman dengan ruangannya yang tidak terlalu besar serta ber-AC dan langsung diberi salam oleh salah satu petugasnya yang mengurusi bagian pengunjung, saya kemudian mengisi daftar pengunjung.Disana saya langsung dipertemukan dengan mas Fikri Nur Iman, beliau adalah kepala perpustakaan masjid gedhe, dengan mas Fikri juga saya tanya-tanya tentang perpustakaan tersebut.
Sejarah singkat perpustakaan masjid gedhe berawal saat tahun 1982, saat itu ada beberapa orang yang peduli dengan perpustakaan seperti takmir masjid, tokoh agama, dll sehingga mengalami kemajuan yang baik dan pada akhirnya pada tahun 1995 perpustakaan masjid gedhe meraih prestasi yang dinobatkan sebagai sebagai perpustakaan masjid terbaik se-DIY. Namun perkembangan perpustakaan tersebut juga mengalami kemundurun, mas Fikri menyatakan bahwa pada tahun 2005 perpustakaan masjid gedhe pernah vakum, hingga akhirnya pada tahun 2015 baru kembali bisa aktif dan ada peresmian kembali pada bulan Juli lalu. Perpustakaan masjid gedhe termasuk kedalam perpustakaan khusus.
Layanan dan fasilitas yang telah ada di perpustakaan masjid gedhe adalah ruangan yang ber-AC, terdapat air minum gratis bagi pemustaka, ada komputer untuk browsing serta wifi secara gratis, menjadi anggota perpustakaan yang dengan gratis. Jumlah koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan masjid gedhe sekitar 1000 buku, yang mana menurut mas Fikri 90% koleksinya merupakan tema agama mencakup sosial dan budaya dan budaya islam, filsafah dan perkembangan islam, hukum dan politik umum, Al-Qura’an dan ilmu terkait, dan hadist. Sistem pengolahan buku yang dipakai disini sudah mamakai barcode, alias yang sudah sering dikenal adalalah SliMS, saat itu juga saat melihat petugas perpustakaan masjid gedhe yang lain sedang menginput beberapa buku ke dalam komputer. Di perpustakaan masjid gedhe juga memiliki kegiatan-kegiatan yang aktif, seperti belajar bahasa arab pada hari selasa, jumat dan sabtu (malam) , kegiatan wakaf buku, serta kegiatan Mualaf Center Yogyakarta pada ahad petang.
Mewujudkan Perpustakaan Masjid Gedhe Kauman sebagai Pusat Literatur Peradaban Islam
Misi
Jam pelayanan
09:00-21:00
Hari senin sampai hari sabtu
Media atau alamat yang bisa dihubungi;
FB : Perpustakaan Masjid Gedhe Kauman
Twitter :@Masjid_Gedhe
Ig :lib.masjid gedhe
WA :0822-1745-0456
Telp : 0822-1745-0456
g-mail :perpus.masjidgedhe@gmail.com
BBM :5984BAAC
Web :www.lib.masjidgedhe.or.id
Hai sob, apa sih yang kalian ketahui tentang masjid ? Mungkin kalian akan menjawab tempat sholat, istirahat, ada mimbar, ada sajadah, ada takmir masjid, ada kotak infaq. Ya, itu semua memang benar ada di dalam suatu masjid. Akan tetapi bagaimana kalau suatu masjid memiliki suatu perpustakaan dengan fasilitas yang asyik, menarik bukan ??

Sabtu, 05 Desember 2015 setelah melaksanakan sholat ashar di Masjid Gedhe Kauman saya berkunjung ke perpustakaan masjid gedhe, pertama kali masuk saya merasa nyaman dengan ruangannya yang tidak terlalu besar serta ber-AC dan langsung diberi salam oleh salah satu petugasnya yang mengurusi bagian pengunjung, saya kemudian mengisi daftar pengunjung.Disana saya langsung dipertemukan dengan mas Fikri Nur Iman, beliau adalah kepala perpustakaan masjid gedhe, dengan mas Fikri juga saya tanya-tanya tentang perpustakaan tersebut.
Sejarah singkat perpustakaan masjid gedhe berawal saat tahun 1982, saat itu ada beberapa orang yang peduli dengan perpustakaan seperti takmir masjid, tokoh agama, dll sehingga mengalami kemajuan yang baik dan pada akhirnya pada tahun 1995 perpustakaan masjid gedhe meraih prestasi yang dinobatkan sebagai sebagai perpustakaan masjid terbaik se-DIY. Namun perkembangan perpustakaan tersebut juga mengalami kemundurun, mas Fikri menyatakan bahwa pada tahun 2005 perpustakaan masjid gedhe pernah vakum, hingga akhirnya pada tahun 2015 baru kembali bisa aktif dan ada peresmian kembali pada bulan Juli lalu. Perpustakaan masjid gedhe termasuk kedalam perpustakaan khusus.
Layanan dan fasilitas yang telah ada di perpustakaan masjid gedhe adalah ruangan yang ber-AC, terdapat air minum gratis bagi pemustaka, ada komputer untuk browsing serta wifi secara gratis, menjadi anggota perpustakaan yang dengan gratis. Jumlah koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan masjid gedhe sekitar 1000 buku, yang mana menurut mas Fikri 90% koleksinya merupakan tema agama mencakup sosial dan budaya dan budaya islam, filsafah dan perkembangan islam, hukum dan politik umum, Al-Qura’an dan ilmu terkait, dan hadist. Sistem pengolahan buku yang dipakai disini sudah mamakai barcode, alias yang sudah sering dikenal adalalah SliMS, saat itu juga saat melihat petugas perpustakaan masjid gedhe yang lain sedang menginput beberapa buku ke dalam komputer. Di perpustakaan masjid gedhe juga memiliki kegiatan-kegiatan yang aktif, seperti belajar bahasa arab pada hari selasa, jumat dan sabtu (malam) , kegiatan wakaf buku, serta kegiatan Mualaf Center Yogyakarta pada ahad petang.
“Visi dan Misi Perpustakaan Masjid Gedhe Kauman”
VisiMewujudkan Perpustakaan Masjid Gedhe Kauman sebagai Pusat Literatur Peradaban Islam
Misi
- Membudayakan layanan prima untuk kemudahan akses bahan literatur Islam, sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat kepada dunia pustaka dan tradisi Islam yang ilmiah
- Meningkatkan minat baca dan budaya literatur masyarakat dengan berbagai kemasan program yang menarik dan mendidik
- Memperluas kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka pengembangan program
- Menciptakan lingkungan terbaik bagi pustakawan dan pemustaka sebagai tempat untuk berkarya dan berprestasi
Jam pelayanan
09:00-21:00
Hari senin sampai hari sabtu
Media atau alamat yang bisa dihubungi;
FB : Perpustakaan Masjid Gedhe Kauman
Twitter :@Masjid_Gedhe
Ig :lib.masjid gedhe
WA :0822-1745-0456
Telp : 0822-1745-0456
g-mail :perpus.masjidgedhe@gmail.com
BBM :5984BAAC
Web :www.lib.masjidgedhe.or.id
Ada apa di Vredeburg Fair 2015?? Lihat disini!
Ada apa di Vredeburg Fair 2015?? Lihat disini!
Yogyakarta memang tidak pernah ketinggalan even-even menarik setiap tahunnya, salah satunya yaitu Vredeburg Fair yang dilaksanakan tanggal 8-12 Oktober 2015 di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Jalan Ahmad Yani no 6. Yogyakarta. Vredeburg Fair adalah sebuah even tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Museum Vredeburg. Dalam acara ini diikuti oleh museum-museum yang ada di Indonesia serta kelompok-kelompok kerajinan tangan, berikut beberapa partisipan pameran yang telah memeriahkan Vredeburg Fair 2015 :
Selain berdirinya stand-stand pameran, lomba-lomba juga diadakan sebagai bentuk apresiasi budaya museum terhadap pengembangan budaya seperti pementasan band, lomba fotografi museum, dan lomba tari tradisional. Selama acara Vredeburg Fair 2015 para pengunjung yang datang tidak dikenakan biaya tiket masuk hanya mengisi daftar hadir, dan panitiapun menargetkan 15000 pengunjung selama even tersebut berlangsung. Pengunjung yang beruntung juga dapat memilki buku Vredeburg Fair 2015 yang berisi tentang even itu sendiri.
![IMG_20151012_130721[1]](https://ahmadsofyan321.files.wordpress.com/2015/10/img_20151012_1307211.jpg?w=350&h=462)
citizen : Ahmad Sofyan A
Yogyakarta memang tidak pernah ketinggalan even-even menarik setiap tahunnya, salah satunya yaitu Vredeburg Fair yang dilaksanakan tanggal 8-12 Oktober 2015 di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Jalan Ahmad Yani no 6. Yogyakarta. Vredeburg Fair adalah sebuah even tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Museum Vredeburg. Dalam acara ini diikuti oleh museum-museum yang ada di Indonesia serta kelompok-kelompok kerajinan tangan, berikut beberapa partisipan pameran yang telah memeriahkan Vredeburg Fair 2015 :
- Museum Sumpah Pemuda Jakarta
- Museum Naskah Proklamasi Jakarta
- UPT Monumen Perjuangan Rakyat Bali
- Monumen Pers Nasional Surakarta
- Museum Penerangan TMII Jakarta
- Museum Transpostasi TMII Jakarta
- Museum Olahraga TMII Jakarta
- Balai Pelestarian Cagar Budaya Ternate
- Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta
- Batik Fazadina
- Wahyu Hadicraft
- Salma Bookstore
- Mandiri craft
- Chekly
- Jaya Lukis
- Kayu Bertuah
- Huwa Kaka
- Sapu Lidi
- Rumah Kupu-kupu
- Stok Seli
- Rumah Jilbab
- Badut Yogya
- Indonesia Craffer (IC)
- SMK N 3 Kasihan Bantul
- SMA N 1 Yogyakarta
- ASRD MSD Yogyakarta
- SMK N 5 Yogyakarta
- ASMI Santa Maria Yogyakarta
- Aloha Studio
- Dian Gemstone
- Lotar Reptile
- Es Krim Pot
- Yogyakarta Night at Museum
- Radja Cendol Kotagede
- Reenacment Djogjakarta 45
- Padmaditya
- Komunitas Sepeda Podjoks
Selain berdirinya stand-stand pameran, lomba-lomba juga diadakan sebagai bentuk apresiasi budaya museum terhadap pengembangan budaya seperti pementasan band, lomba fotografi museum, dan lomba tari tradisional. Selama acara Vredeburg Fair 2015 para pengunjung yang datang tidak dikenakan biaya tiket masuk hanya mengisi daftar hadir, dan panitiapun menargetkan 15000 pengunjung selama even tersebut berlangsung. Pengunjung yang beruntung juga dapat memilki buku Vredeburg Fair 2015 yang berisi tentang even itu sendiri.
![IMG_20151012_130721[1]](https://ahmadsofyan321.files.wordpress.com/2015/10/img_20151012_1307211.jpg?w=350&h=462)
citizen : Ahmad Sofyan A
Stay Enjoy with Library Science guys..
Stay Enjoy with Library Science guys..
Library Science, this my choice!Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

di perpustakaan Museum Benteng Vredeburg Jogja
Hmm, pada blog kali ini saya mau sharing-sharing dikit nih tentang prodi jurusan ilmu perpustakaan yang sedang saya jalani.. Nama saya Ahmad Sofyan, sekarang kuliah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan masih semester pertama. Alhamdulillah saya diterima di jurusan Ilmu Perpustakaan lewat jalur SPAN-PTKIN, ini juga merupakan jalur tanpa tes juga.
Mengenai jurusan ilmu perpustakaan, saya baru dengar jurusan tersebut saat-saat mendekati Ujian Nasional 2015, ketika itu ada guru yang memberi saran kalo jurusan ilmu perpustakaan itu bagus dan berpeluang untuk diterima, karena kaka kelas saya juga pernah diterima di jurusan ilmu perpustakaan UIN SuKa. Meskipun pada awalnya saya ga tau jurusan ilmu perpustakaan itu apa, kayak gimana, terus mau ngapain kalo abis lulus ?? akan tetapi setelah itu saya mulai browsing-browsing tentang jurusan ilmu perpustakaan. Dengan info dari internet yang masih sedikit saya akhirnya memilih tersebut dan akhirnya diterima dijalur tanpa test.
Selain saran dari guru, alasan saya memilih jurusan ilmu perpustakaan adalah karena di perpustakaan itu ga hanya bertemu dengan orang yang sama, akan tetapi bisa bertemu dengan orang banyak yang berkunjung dan membaca. Kemudian juga saya jika kuliah di UIN ga mau mengambil jurusan agama, karena itu juga saran dari pak kyai saya alsannya ya kita harus menguasai ilmu agama dan umum.
Setelah diterima dan kuliah, ternyata jurusan ini asyik dan menarik juga lho.. dan ga seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Mungkin teman2 berpikir bahwa jurusan ilmu perpustakaan itu kerjaanya cuma jagain buku aja gitu di perpustakaan? Dengan tegas hari ini saya jawab NO ! :D .
Saat ini saya menjalani kuliah dengan penuh yakin kalo jurusan itu memang sudah menjadi jalan hidup saya, walaupun tidak pernah membayangkan sebelumnya.
Sob, di perpustakaan seorang pustakawan gak cuma jagain buku aja. Kegiatan seorang pustakawan itu mulai dari klasifikasi buku, membuat otomasi perpustakaan, menambah jumlah koleksi buku, mengelola desain perpustakaan yang nyaman, megelola kegiatan-kegiatan di perpustakaan agar tetap eksis dan banyak yang berkunjung, dan banyak lagi deh..
Kalo menurutku perpustakaan adalah sebuah lembaga yang mengelola hasil cipta karya manusia seperti karya tulis, cetak, suara, video dan dengan hasil kelolanya hasil karya tersebut dapat diperoleh dengan cepat. Misalnya kalo kita nyari sebuah buku dalam ribuan buku di perpustakaan, akankah kita akan mencari setiap lemarinya ? tentu tidak, kira-kira tahun depan kali baru ketemu tuh buku.. :D Dengan adanya pengelolaan tersebut, maka segala informasi dapat diperoleh dengan mudah
Nah kalo dari segi peluang kerja, yang saya tau jurusan ini lagi banyak dibutuhin sob mulai dari SD, SMP, SMA, Universitas, dinas pemerintahan maupun swasta, serta perusahaan karena saat ini masih banyak yang mengelola perpustakaan tetapi bukan dari jursannya, kalo yang ini saya lihat langsung karena SD dan MTsN saya pengelola perpusnya adalah seorang guru.
Mungkin cuma ini aja sob, sedikit cerita dan pengalaman yang saya punya, sampai ketemu di postingan saya selanjutnya
Wassalammu’alaikum Wr. Wb.
Langganan:
Komentar (Atom)




